Minggu, 05 Juni 2016

Resensi Novel Laskar Pelangi

Identitas Buku 

Judul                     : Novel Laskar Pelangi
Penulis                  : Andrea Hirata
Penerbit                 : Bentang Pustaka
Halaman                : 529    
tahun terbit             : 2005

Sinopsis

          Cerita ini terjadi di sebuah desa gantung Belitung timur sekolah muhammadiyah sekolah akan baru membuka kelas ketika sudah ada 10 murid yang dating akan tetapi baru 9 yang hadir dalam hari itu akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.

        Mulai dari situlah perjalanan cerita mereka , Laskar Pelangi – nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi – pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada music yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus dengan parade adat papua yang iya berika , dan kejeniusan mata pelajaran matematika Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa kalkulator berjalan cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan jenaka dan mengharukan oleh Andrea Hirata.

Unsur Intrinsic

Tema : Dalam novel ini sangat diutamakan adalah cerita persahabatan dan pendidikan dan dimasukan keadaan-keadaan ekonomi padasaat itu tapi pendidikan adalah tema utamanya

Penokohan
Pak Harfan : ia adalah sosok kepala sekolah SD muhammaddiyah gantung
Bu Muslimah Hafsari : Ia seorang yang gigih dan tekun dalam mengajar meskipun gaji yang ia dapatkan sangatlah kecil , ia ia berdedikasi terhadap dunia pendidikan. Wanita cantik yang bias menjahit ini memiliki pendirian yang yang progresif dan tebuka terhadap ide-ide baru, ia termasuk ornag yang sabar dan baik hati.
Ikal : dia adalah seorang took utama dalam cerita ini karna kecerdasannya
Lintang : iya adalah sosok yang paling jenius didalam pelajaran matematika dan paling gigih diantara teman-teman yang lain
Mahar : ia sangat ahli dalam binak kesenian dan ia juga sering mendengarkan lagu-lagu diradionya
Kucai : merupakan seorang ketua kelas yang sangat sabar dalam membimbing teman-temannya
Borek : seorang yang berbadan tinggi dan besar , dia tergila-gila ingin berbadan kekar dan macho
Harun : ia memiliki keterbelakangan mental dan ketika masuk sd dia sudah berusia 15 tahun , sifatnya yang santun , baik , dan pendiam .
A kiong : adalah seorang keturunan tianghoa yang bersekolah di sd muhammadiya , ia menjadi seorang yang dekat dengan mahar
Taprani : sosok yang tampan , rapih dan perfeksionis
Sahara : adalah satu-satunya murid perempuan di sd muhammadiya selalu rapih ketika kesekola  dan selalu mengenakan jilbab
Syahdan : sososk yang tidak begitu menonjol dan selalu menemani lintang ketika ia ingin membeli kapur
Flo : ialah murid pindahan dari sekolan PN , gadis yang tomboy yang lahir dari keluarga kaya ia adalah anggota terakhir lascar pelangi

Alur : yang terdapat dalam novel ini adalah alur maju
Latar : Gantung belitung timur

Keunggulan Novel : banyak sekali hal-hal positif dari novel ini bahwasannya pendidikan yang nomor satu ketika ekonomi sudah tak bisa diharapkan lagi dan kuatnya persahatan diantara mereka .

Kelemahan Novel : banyak bahasa yang sulit untuk dipahami karna banyak menggunakan kata-kata daerah yang secara garis besar banyak yang tidak memahami bahasa tersebut .

Kesimpulan : novel ini patut diancungi jempol pelajar-pelajar diindonesia harus membaca novel ini karna banyak pesan moral didalamnya untuk memotifasi mereka untuk belajar karna masih banyak orang diluar sana yang ingin merasakan pendidikan .




Tidak ada komentar:

Posting Komentar